EhHemmmmm……. EhHemmmmm……. EhHemmmmm…….
Hai sobat blogger semua ? dah lama ya saya ga posting artikel, jadi kangen nih. Tapi jangan khawatir kali ini saya postingan artikel mengenai prinsip desain grafis. Moga artikel ini bisa mengurangi rasa kangen saya pada sobat blogger semua. Hehe…..
Dah langsung aja deh sobat blogger baca dari pada pusing baca sambutan saya tadi, hehehe…..
Eh lupa, moga bermanfaat ya artikelnya.
Dalam membuat sebuah desain grafis yang sangat bagus memang sangat sulit sekali, perlu kreativitas dan jiwa seni yang sangat tinggi. Namun dengan memperhatikan prinsip dalam pembuatan sebuah desain grafis akan sedikit membantu mempermudah membuat desain grafis tersebut.
Prinsip-prinsip design antara lain adalah :
1. Keseimbangan (balance )
Secara kesuluruhan komponen-komponen desain harus tampil seimbang. Mata kita akan melihat atau menangkap kesuluruhan / halaman desain dalam satu komponen,yang selanjutnya akan dilihat komponen yang lebih kecil.
· Keseimbangan simetris : komponen desain seakandicerminkan pada garis sumbu khayal. Dengan demikian anda akan melihat komponen yang sama pada kedua daerah dari garis sumbu. Desain dengan keseimbangan simetris akan relative mudah di tangkap mata. Desain simetris juga lebih mengesankan formal, tradisional/ kuno juga membosankan.
· Keseimbangan asimetris ( tidak simetris ) : tidak ada komponen grafis yang tersusun seperti cermin. Anda harus melatih, memahami, dan merasakan prinsip – prinsip desain lainnya, untuk mencapai keindahandan keseimbangan asimetris.desain dengan prinsip asimetris lebih mengesankan informal, modern, dinamis, dan berani.
· Keseimbangan radial :meskipun hamper mirip dengan keseimbangan simetris, namun kesan yang ditampilkan seperti ada pancaran dari tengah lingkaran. Keseimbangan radial mudah ditangkap mata karena seakan diarahkan focus ke titik pusat lingkaran.
2. Irama (rhythem )
Irama adalah pengulangan atau variasi-variasi dari komponen-komponen desain grafis. Pengulangan tersebut bias membentuk urutan gerakan, pola / pattern tertentu. Berikut adalah beberapa jenis pengulangan :
· Regular : pengulangan komponen grafis dengan jarak dan bentuk yang sama. Pengulangan regular biasa dipakai pada desain border/bingkai, motif fashion, kertas kado, ubin lantai. Dengan tool Blend di CorelDraw, pengulangan ini dapat dikerjakan dengan mudah.
· Mengalir (flowing ) : pengulangan bentuk seakan menciptakan kesan bergerak, dinamis dan mengalir. Pengulangan ini biasa digunakan untuk animasi.
· Progresif / gradual : ada peralihan antar stepnya, sehingga menimbulkan kesan berproses sedikit demi sedikit. Dalam dunia animasi sering disebut morphing. Contohnya, seperti gambar bayi berubah menjadi dewasa secara bertahap, kotak menjadi lingkaran,gradasi warna, dll.
3. Skala dan proportion
Skala adalah perubahan ukuran / size tanpa perubahan perbandingan ukuran panjang lebar atau tinggi. Sedangkan Proporsi adalah adanya perubahan perbandingan antara panjang lebar atau tinggi sehingga gambar dengan perubahan proporsi sering terlihat distorsi. Oleh karena itu, jangan merubah proporsi foto apalagi manusia, bias-bisa manusia terlihat lebih kurus atau gemuk disbanding asli / normalnya.
Dengan mengatur skala dan proporsi, desain kita bisa terkesan luas/ jauh , sedang , sempit/ dekat.
4. Focus ( dominance )
A. Hirarki
Tidak semua komponen grafis sama pentingnya, audience harus fokuskan / diarahkan pada satu titik.
· Dominant : adalah objek yang paling menonjol dan paling menarik.
· Sub-dominant : adalah objek yang mendukung penampilan objek dominan.
· Sub-ordinate : adalah objek yang kurang menonjol, bahkan tertindih oleh objek dominatdan sub dominant, contohnya adalah background.
B. Kontras
Kontras adalah penekanan karena ada perbedaan drastic / konflik pada komponen desain grafis. Misal kontras warna hitam dan putih, kontras garis tebal dan tipis, kontras teks font size esar dan kecil, dll.
5. Kesatuan ( Unity )
Semua bagian dan unsure grafis bersatu-padu dan serasi sehingga pembaca memahaminya sebagai suatu kesatuan. Untuk mendapatkan desain yang utuh, bisa dipakai pendekatan prinsip-prinsip antara lain :
A. Kedekatan & Penutup ( closure )
Dengan mendekatkan objek-objek, seakan menangkap objek-objek adalah sebuah kesatuan / group. Anda dapat membandingkan 4 buah kotak gambar kiri dan gambar kanan.
Dengan mendekatkan objek-objek, dapat membentuk objek lain atau objek semu.
B. Kesinambungan ( continuity )
Dengan gambar yang berkesinambungan, mata kita bisa diarahkan pada objek tertentu. Dengan perspective dan dibantu dengan garis-garis yang membantu untuk mengarahkan mata, mata kita akan di ajak menuju objek lain.
C. Kesamaan ( similarity ) & Konsisten ( consistency )
Objek dengan bentuk, ukuran, proporsi, warna yang sama cenderung terlihat sebagai satu kesatuan / group.
D. Perataan ( alignment )
E. Seperti halnya mengetik, kita mengetahui ada rata kiri ( left align ), center, dll. Begitu pula dengan desain grafis. Dengan penggunaan grid dan guideline akan di dapat desain yang rapi. Guideline bisa berupa garis horizontal, vertical, diagonal atau kurva.








0 komentar:
Posting Komentar