Malam semakin larut, dingin semakin menusuk rusuk
Mendung langit sang dewi malam bersembunyi di balik awan kelabu
Hanya suara binatang malam yang menemani kesunyian hamba
Hamba semakin tenggelam dalam kesunyian hati
Hamba mencoba membuka jendela hati yang telah mati
Bersama berjuta topeng hamba jalani hidup
Suara jerit hati telah hamba ingkari
Ribuan wajah tertawa
Hati hamba telah mati……
Ya Rabb hamba hanya meminta cinta
Hati hamba telah beku……
Ya Rabb hamba hanya meminta kasih
Sepi……sunyi……dingin…….
Dimanakah teman sejati
Sepi……sunyi……dingin…….
Dimanakah sahabat sejati
Hamba yang keturunan Adam bertanya
Tentang teman sejati yang terluka
Hamba anak dari Adam dan Hawa bertanya
Tentang sahabat yang terluka
Ya Rabb cukuplah hamba yang terluka
Biarkan teman sejati hamba berlari mengejar mimpi
Ya Rabb cukuplah hamba yang menderita
Biarkanlah sahabat hamba menari dan tersenyum pada dunia
Air mata hamba ku persembahkan pada nirwana
Walau hamba sadar itu tidaklah cukup
Air mata hamba ku persembahkan pada nirwana
Hanya menambah keperihan sahabat hamba
Ya Rabb……Ya Rabb……Ya Rabb……
Hamba hidup di dunia hanya memuja cinta
Ya Rabb……Ya Rabb……Ya Rabb……
Hamba lupa tetesan dan anugerah kasihMU
Hamba yang selalu berkeluh kesah tentang hidup hamba
Tidak pernah peduli dengan derita sahabat
Sahabat maafkanlah sahabatmu yang hina ini
Ya Rabb terimalah hamba yang bodoh ini sebagai khalifah sahabat sahabat hamba








0 komentar:
Posting Komentar